Indonesia, sbuah negara kepulauan yang terbesar didunia, kaya akan SDA dan SDM yang berkualitas. Namun yang jadi pertanyaan adalah "apakah negara kita ini negara yang maju?", "apakah masyarakatnya termasuk masyarakat yang maju atau tiiiiiit (sensor)?".
Saya sudah hampir setahun (masi newbie) mengikuti perkembangan Teknologi Indonesia, baik dibidang militernya, Perkapalan, IT, Roket de-el-el. dalam trit ini saya akan mencantumkan perkembangan apa saya yang telah dilalui Indonesia sejak sekitar 2008-sekarang baik dari perusahaan yang terlibat maupun dari hal yang berkembang.
Teknologi
Sebenarnya Indonesia sudah lama ketinggalan dalam soal teknologi, hal ini bisa dilihat dari produksi barang2 buatan Indonesia yang belum banyak terjual dipasaran. Namun bukan berarti sekarang kita ketinggalan, bahkan mnurut yang ane liat perkembangan kita saat ini sedang "berapi-api" (Lebayy).
- PT.PINDAD persero
Kita bisa ambil contoh dari PT.PINDAD persero, saat ini kita sudah bisa merancang dan membuat senjata sendiri salah satu senjatanya adalah Pindad SS2. SS2 merupakan senapan serbu otomatis yang mempunyai ciri khas yaitu memiliki bentuk seperti senapan M16/M4 dan bagian depan seperti senapan AK-47. Rencananya senjata ini akan menggantikan senapan SS1, AK, SKS dll. Dan yang lebih menakjubkan lagi kita akan mengekspor senjata ini keberbagai negara di Asia!!
Dan bukan cuma senapan serbu saja yang bisa diproduksi Pt.Pindad, tapi juga "PANZER" (hebatkan). Panzer Anoa alias APS3 Anoa juga merupakan salah satu produk Pt.Pindad yang telah sukses dipasaran. Bahkan kita juga menggunakannya dalam melaksanakan misi PBB diLebanon!
Dan aja pula tipe panzer yang sedang diteliti oleh pindad yang desain na menyerupai tank ato kita sebut saja Anoa Cannon. Anoa Cannon ini menggunakan meriam CSE-90/MK-III kaliber 90mm dan juga dilengkapi senapan mesin kaliber 7,62mm.
- Pt.PAL persero
Pt.PAL adalah perusahaan galangan kapal besar yang berada diSurabaya. PAL sudah terkenal akan produksinya yang sangat berkualitas, mulai dari kapal Ferry, kapal ikan, Tugboat, hingga kapal Patroli Cepat dan LPD Landing Platform Dock.


- Pt.DI
Pt.DI adalah perusahaan kedirgantaraan yang berada diBandung. Pada awalnya Pt.DI merupakan perusahaan yang kuat, namun karena krisis dana Pt.DI sempat hampir bangkrut hingga mereka dapat bantuan dana dari pemerintah. Namun bukan berarti produk2 dari PT tersebut berkualitas buruk melainkan karna krisis global yang membuat sebagian besar negara2 didunia menghemat pembelian alutsista. Salah satu produk kebanggaannya adalah pesawat CN-235.
CN-235 adalah pesawat angkut bermesin 2 dan berkapasitas 35 penumpang yang telah sukses dipasar dunia sebagai pesawat penumpang (comercial airplane), namun CN-235 juga digunakan dibidang militer untuk patroli perbatasan seperti diIndonesia, Amerika (penjaga pantai), dan Korea.
(katanya hebat, kok cma wat jaga perbatasan doang?) Jangan salah, sekarang Pt.DI juga memproduksi pesawat CN-235MPA (Maritime Patrol Aircraft) sebuah pesawat yang menggunakan sistem Thales AMASCOS, radar pencari Thales/EADS Ocean Master Mk II , Penjejak panas (thermal imaging) dari Thales, Elettronica ALR 733 radar warning receiver dan CAE's AN/ASQ-508 magnetic anomaly detection system. Pesawat ini juga akan mengakomodasi Rudal Exocet MBDA AM-39 atau torpedo ringan Raytheon Mk 46. Dan juga mereka sedang menjalankan penelitian untuk membuat pesawat generasi 4.5 bernama IFX/KFX/F33 bersama korea. Rencananya pesawat ini akan didesain "lebih hebat" dari pesawat F16 Fighting Falcon yang sudah dimiliki TNI-AU tapi masih dibawah F35 Lighting.
Pesawat berteknologi stealth ini rencananya akan selesai pada tahun 2020 (sabar ya). Dan harus berkemampuan :
berkemampuan untuk melakukan manuver ekstrim agar mendapat posisi serang paling menguntungkan (Air Combat Manuverability).
menggunakan teknologi fly by wire sebagai kontrol penerbangannya.
Penggunaan teknologi TVC/Trust Vectoring Nozzles yang mampu mengubah-ubah arah semburan gas buang mesin jet agar pesawat tempur mempunyai kemampuan terbang dalam kecepatan rendah dan mampu melakukan belokan tajam.
Kemampuan untuk terbang jelajah pada kecepatan supersonik dalam waktu yang lama (SuperCruise).
Radar pesawat tempur berkemampuan menjejak target diluar batas cakrawala / BVR (Beyond Visual Range)
Kemampuan menyerap dan membiaskan pancaran radar atau teknologi stealth.
- LAPAN (Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional)
Sebuah Lembaga yang bergerak dibidang Penelitian Antariksa, Peroketan dll. Produk Lapan yang kini telah diuji coba adalah roket RX-420, RX-520, R-Han 122 (bekerjasama dengan Pindad).







